Skip to main content

Cerita dari Wajah-wajah Asing #1


Di kota minim interaksi ini, aku meromantisasi keterasingan. Alam di sini sangat indah. Infrasturktur juga berdiri kokoh dengan keteraturannya yang luar biasa. Namun, kehangatan manusia di sini serupa dengan  cuaca di bulan Januari. 

Di waktu yang sama dan tempat yang sama aku menciptakan cerita sendiri tentang wajah-wajah asing itu. 

Setiap pagi kala aku mengantarkan anakku pergi ke sekolah. Di seberang lampu merah itu, ada laki-laki mungkin menjelang 40. Dia selalu bersandar di gedung dekat lampu merah itu sambil mengenakan jaket berwarna hijau army-nya itu. Dia menatap jalan seraya menikmati rokok yang dipegangnya di ujung-ujung jarinya. Dia terlihat lelah. Tapi, mungkin itu yang dilihatnya juga ketika melihatku. Mungkin begitulah hidup di fase-fase usia itu. Lelah tapi harus tetap berusaha. Enggan tapi tak ada pilihan. 

Setiap kali melintasinya, aku ingin seraya berkata "Semoga harimu menyenangkan". Namun,  kalimat itu tentu saja hanya terucap di benakku tanpa perlu terdengar. Barangkali, Tuhan mengirimkan orang asing ini untuk mewarnai pagi di dinginnya bulan Januari. 


Comments

Popular posts from this blog

Maju Mundur Ikut Program Hamil di Banjarmasin

Sebenernya pengen keep secret usaha promil saya karena males ditanya-tanya. Tapi gak ada salahnya di-share, siapa tau ada yang perlu cari-cari info tentang tentang program hamil terutama di kota yang gak gede-gede banget dan gak kecil-kecil banget yakni di Banjarbaru ato Banjarmasin. Semangat ini muncul karena ternyata postingan tentang test HSG saya juga banyak yang baca...jadinya makin semangat biar lebih banyak yang baca dan muncul kesadaran tentang apa-apa yang akan saya ceritakan terutama masalah infertilitas yang masih dianggap sebagai hal yang memalukan. Padahal, yaa menurut kami sama aja kayak penyakit biasa yang bisa disembuhkan dan selalu ada harapan kok.  *** Jadi, saya menikah Februari 2014. Setelah menikah kami LDR Bogor-Batu licin (Kalsel), karena saya masih kudu sekolah S2. Lalu saya pindah ke Banjarbaru, eh suami saya dipindah ke Kalbar tepatnya di Ketapang. Kalo gak salah hampir setahunan. Lalu, suami resign dan pindah ke Kalimantan Tengah. Jadi, mending deh...

Informasi Biaya Persalinan di Banjarbaru

"Setiap anak ada rejekinya masing-masing" Begitu kata banyak orang. Meskipun demikian, perencanaan juga perlu, termasuk perencanaan keuangan pas mau melahirkan. Perubahan fisik ibu hamil juga pasti menuntut biaya yang tidak sedikit. Bra udah mulai ganti model ke model menyusui, baju-baju tanpa kancing bukaan depan sudah mulai disimpan. Itu baru untuk ibu. Jangan lupa juga siap-siap untuk calon dedek bayi yakni peralatan sehari-hari juga bajunya.  Sudah banyak banget yang bahas daftar perlengkapan apa saja untuk menyambut kelahiran dedek bayi. Namun, gak banyak yang kasih info biaya persalinan di banjarbaru kan.  Nah, buat ibu-ibu yang lagi itung-itung biaya persalinan di sekitaran banjarbaru..nyoh tak kasih infonya :)  Rumah Sakit Ibu dan Anak Mutiara Bunda, Martapura  Persalinan Caesar                         : 18-23 juta Persalinan Normal              ...

I Do Miss You

Today I visited CIFOR forest, and this visit made me realized that I miss a lot of thing...  I do miss the dew I do miss the mist I do miss the smell of forest soil I do miss the sounds inside the forest I do miss the green I do miss primate's morning call I do miss bird's tweet I do miss being peacefull in the middle of forest I do miss the tent inside the silent forest I do miss a cup of coffe and sitting in the middle of the forest I do miss the friendship in the forest I do miss Tropical Rain Forest Stay green dear...keep the peacefull for all of the world