Akhirnya, pada tanggal 23 Juli 2026, saya menyelesaikan sidang doktoral.
Setelah defense, saya pulang ke apato. Saya menangis. Bukan karena euforia akhirnya menyelesaikan studi doktoral ini. Bukan pula karena gelar PhD yang akan saya sandang. Saya menangis karena merasa lega. Urusan yang begitu lama memenuhi hidup saya empat tahun terakhir ini, akhirnya selesai juga.
Setelah selesai, ternyata banyak pertanyaan yang ada di benak saya.
Apakah benar saya layak ?
Setelah selesai, ternyata banyak pertanyaan yang ada di benak saya.
Apakah benar saya layak ?
Apakah ada manfaatnya studi saya ini?
Abis ini ngapain?
Di hari-hari terakhir di Sapporo, saya bertemu teman-teman.
Pertemuan-pertemuan hangat itu mengingatkan saya bahwa Allah sering kali menghadirkan pertolongan melalui orang-orang di sekitar kita. Kehadiran mereka membuat perjalanan ini terasa lebih ringan.
Sekelebat momen-momen yang tidak menyenangkan selama menjalani PhD masih sesekali muncul di kepala. Rupanya, kenangan seperti itu tidak mudah hilang. Namun saya percaya, seiring waktu, luka itu akan kehilangan bentuknya.
Untuk sementara, mari kita heningkan dulu pikiran yang berisik ini.
Mari menikmati hari, sambil bersyukur bahwa satu bab kehidupan akhirnya selesai. Sebab, setelah ini, akan ada urusan lain, pengalaman hidup yang lain, dan mungkin pelajaran-pelajaran baru yang juga sedang menunggu.
Comments
Post a Comment