Skip to main content

Semakin Tua (Dewasa)

 Tahun 2021, Juli yang lalu, usia saya 34 tahun.

Di usia ini, kita mulai paham saat orang tua bilang “nurut sama orang tua, yang tua banyak pengalamannya. ”

Di usia-usia ini kita mulai mengerti bahwa tiap orang punya prioritas sendiri, pola pikir sendiri, masalah hidup sendiri.

Gak ada yang salah dan benar dalam mengambil keputusan. Yang ada hanyalah resiko-resiko yang mengikuti dari setiap kita mengambil suatu keputusan

Di usia-usia ini kita juga mulai merasa, menjadi orang yang biasa-biasa aja juga sebuah prestasi. Bisa hidup dengan gini-gini aja juga udah pencapaian. Tapi punya cita-cita yang tinggi juga masih bisa dan masih banyak cara untuk meraih cita-cita.

Mulai banyak keluhan, ya asam lambung, backpain lah, ya sering migrain lah, termasuk juga sering masuk angin.

Satu persatu teman mengabari, suaminya meninggal, bercerai, sakit ini dan itu, ortunya meninggal, dan ini dan itu. Lambat atau cepat, nanti kita juga dapat giliran dapat masalah seperti itu.

Ada satu hal yang saya syukuri, yakni bisa berdaya.

Saat kecewa atas keadaan,atau lagi sedih ada diri sendiri dan kantong sendiri yang bisa menghibur diri dengan checkout keranjang shopee atau bikin orang lain tersenyum nerima kiriman go food dari kita. 

Comments

Popular posts from this blog

Maju Mundur Ikut Program Hamil di Banjarmasin

Sebenernya pengen keep secret usaha promil saya karena males ditanya-tanya. Tapi gak ada salahnya di-share, siapa tau ada yang perlu cari-cari info tentang tentang program hamil terutama di kota yang gak gede-gede banget dan gak kecil-kecil banget yakni di Banjarbaru ato Banjarmasin. Semangat ini muncul karena ternyata postingan tentang test HSG saya juga banyak yang baca...jadinya makin semangat biar lebih banyak yang baca dan muncul kesadaran tentang apa-apa yang akan saya ceritakan terutama masalah infertilitas yang masih dianggap sebagai hal yang memalukan. Padahal, yaa menurut kami sama aja kayak penyakit biasa yang bisa disembuhkan dan selalu ada harapan kok.  *** Jadi, saya menikah Februari 2014. Setelah menikah kami LDR Bogor-Batu licin (Kalsel), karena saya masih kudu sekolah S2. Lalu saya pindah ke Banjarbaru, eh suami saya dipindah ke Kalbar tepatnya di Ketapang. Kalo gak salah hampir setahunan. Lalu, suami resign dan pindah ke Kalimantan Tengah. Jadi, mending deh...

Informasi Biaya Persalinan di Banjarbaru

"Setiap anak ada rejekinya masing-masing" Begitu kata banyak orang. Meskipun demikian, perencanaan juga perlu, termasuk perencanaan keuangan pas mau melahirkan. Perubahan fisik ibu hamil juga pasti menuntut biaya yang tidak sedikit. Bra udah mulai ganti model ke model menyusui, baju-baju tanpa kancing bukaan depan sudah mulai disimpan. Itu baru untuk ibu. Jangan lupa juga siap-siap untuk calon dedek bayi yakni peralatan sehari-hari juga bajunya.  Sudah banyak banget yang bahas daftar perlengkapan apa saja untuk menyambut kelahiran dedek bayi. Namun, gak banyak yang kasih info biaya persalinan di banjarbaru kan.  Nah, buat ibu-ibu yang lagi itung-itung biaya persalinan di sekitaran banjarbaru..nyoh tak kasih infonya :)  Rumah Sakit Ibu dan Anak Mutiara Bunda, Martapura  Persalinan Caesar                         : 18-23 juta Persalinan Normal              ...

I Do Miss You

Today I visited CIFOR forest, and this visit made me realized that I miss a lot of thing...  I do miss the dew I do miss the mist I do miss the smell of forest soil I do miss the sounds inside the forest I do miss the green I do miss primate's morning call I do miss bird's tweet I do miss being peacefull in the middle of forest I do miss the tent inside the silent forest I do miss a cup of coffe and sitting in the middle of the forest I do miss the friendship in the forest I do miss Tropical Rain Forest Stay green dear...keep the peacefull for all of the world