Bulan kemarin, saya menyaksikan drama Jepang berjudul Until the T-shirt Dries . J-drama masih menjadi favorit saya karena sering kali menyajikan cerita tanpa konflik berlebihan, dengan kisah slice of life yang sederhana, tetapi dekat dengan keseharian manusia. Drama ini menceritakan sepasang suami istri yang sudah menikah selama sepuluh tahun. Suatu hari, sang suami tiba-tiba menghilang selama setahun, lalu kembali. Perlahan, melalui tiap episodenya, drama ini menggambarkan perasaan masing-masing tokoh dan kerumitan hubungan dalam pernikahan. Salah satu hal yang menarik bagi saya adalah bagaimana lamanya pernikahan ternyata tidak menjamin bahwa kita dapat memahami pasangan sepenuhnya. Tetap ada misteri yang belum terpecahkan, hal-hal yang tidak pernah dibicarakan, serta sifat dan kebiasaan pasangan yang mungkin tidak kita sukai. Namun, alih-alih terus memprotesnya, terkadang kita memilih untuk menerima kebiasaan tersebut sebagai bagian dari dirinya. Ada juga sesuatu yang cukup menggel...