Skip to main content

Posts

Orang Baik di Sekitar Kita

Hari jumat minggu kemarin, saya dapat ujian kecil. Pas lagi mau berangkat kerja, di tengah jalan tiba-tiba motor yang saya kendarai mati. Nah loh, saya yang ilmu permesinannya nol pecah bingung mesti ngapain. Lah wong selama ini yang saya lakukan ama si motor Cuma dikendarai ke kantor, (kadang) nyuci, dan suami yang bawa urusan bengkel. Pas motor mati, mau nelpon temen, hape matik dari semalam. Matilah aku. Di starter-starter gak nyala-nyala. Udah berkaca-kaca mau mewek saking I don’t know what to do. Tiba-tiba rentetan orang-orang baik datang dan bikin haru. Pas saya udah keluar cengengnnya, datanglah ibu-ibu tanya itu motor saya kenapa. Lalu, dipanggilnya kerabat dari ibu itu buat ngecek motor saya. Masih ngadat, dan analisi bapaknya akinya atau businya yang udah soak. Akhirnya, saya berinisiatif untuk nitipin motornya ke rumah si ibu itu. Sambil saya nanti cari-cari ojek. Eh, lalu bapak-bapak (yang akhirnya saya tahu) masih kerabat si ibu nawarin saya tumpangan sampai...

Menyiasati Harga Buku (Fiksi) yang semakin Melangit

Buku sekarang mahal. Pikir-pikir deh kalo mau beli buku. Dulu dengan uang seratus ribu bisa beberapa buku, eh sekarang satu buku aja gak dapet. Pernah gak denger ada orang yang bilang gitu? Hmm, banyak banget. Terutama dari circle saya yang geek in a book, tepatnya novel . ini dia sharing dari saya, gimana caranya bisa dapet buku yang murah. Buku Bekas   Cari buku bekas yang bagus, di jaman instagram yang kekinian sekarang ini, gampang cari buku bekas yang bagus. Pengalaman saya, novel-novel bahasa Indonesia di pasaran buku bekas via instagram harganya 30 ribu hingga 50 rb. Untuk buku impor, harga yan dipatok biasanya adalah 50 ribu hingga 100 ribu. Gimana cari buku bekas di instagram? Gampang aja. Tinggal telusur menggunakan hastag #bukubekas #bukubekasmurah #secondhandbook dan sejenisnya. Gampang kan?  So far, ada beberapa akun yang saya follow yan suka jual buku bekas berkualitas, salah satunya akun IG @booklovers_indonesia yang jual buku-b...

Bukit Batu : Stonehenge ala Kalimantan

Selamat tahun baru. Biarpun udah tahun baru, gak salah kan posting artikel hasil jalan-jalan tahun kemarin. Tempat baru yang saya kunjungi kemarin adalah Bukit Batu, di Kota Kasongan Kalimantan Tengah yang terletak seketar 60 km dari kota Palangkaraya. Bukit Batu merupakan situs bersejarah bagi provinsi Kalimantan Tengah. Wisata ke gunung batu ini sifatnya nano-nano : wisata alam, wisata sejarah, dan wisata mistis. Jika ingin ke bukit batu ini, susah jika mau ditempuh dengan transportasi umum. Paling gak, ya kudu rental mobil. Berdasarkan ceritanya, bukit batu  merupakan lokasi semedi dari Pahlawan asal Kalimantan Tengah, Tjilik Riwut. Namanya aja bukit batu, gak heran di sini isinya ya batu-batu. Ada batu besar yang berjajar di sini. Bisa dibilang bukit batu ini Stonehenge-nya Kalimantan Tengah. Jika baru di stonehenge sampai saat ini fungsinya masih terus diselidiki, setiap batu di lokasi bukit batu punya makna sendiri. Contohnya adalah batu besar yang terl...

Body Rafting di Green Canyon

Dulu sekali saya pernah melihat liputan tentang berwisata ke green canyon, kira-kira saat saya masih di SMA.  Rupanya liputan itu terekam dengan baik di otak saya. Tak heran, sampe kuliah saya punya keinginan ke green canyon. Eh gak keturutan juga. Lalu tahun 2012 saya sudah merencanakan trip ke green canyon, eh ternyata ada halangan ini dan itu akhirnya gagal maning gagal maning. Nah, akhirnya bulan Agustus 2015 saya dan suami janjian cuti dan  akhirnya keinginan pergi ke green canyon terwujud. Untuk menuju green canyon ini, agak susah jika menggunakan kendaraan umum.  Pada trip ini, saya dan suami naik kendaraan umum hingga rumah saudara di Tasikmalaya. Dari Tasik, kami pinjam motor milik saudara dan berkendara motor sekitar 3-4 jam dari Tasik ke Pangandaran. Jarak Pangandaran dan Green Canyon via google map  Dari Pangandaran, butuh 30 menit saja untuk mencapai green canyon alias cukang taneuh ini. Awalnya saya mikir gerbang green canyon ini letak...

(Bencana) Asap 2015

Tahun lalu, saya sempet menulis tentang kondsi Banjarbaru yang berasap di sini.   Tahun berganti, pasti semua orang mengharapkan kondisi yang lebih baik. Tapi tidak halnya dengan asap. Tahun ini, musibah asap ini lebih masif dan terstruktur (Kkkkkk...ngikutin bahasa-bahasa politikus). Bicara tentang asap ini, temen mama mertua yang dua puluh taun yang lalu tinggal di banjarbaru bilang, asap mah dari jaman dia juga ada tiap tahun. See, jadi asap ini udah menjadi biasa di sini.  Tahun ini dampak asap ini lebih serem. Kenapa? bingung juga jawabnya. El nino yang bikin tanaman kering kerontang pasti juga faktor penyebab. Tapi, saya lebih percaya sih kalo manusia adalah penyebab utama kebakaran taun ini.  hal yang paling bikin sedih di kebakaran tahun ini adalah terbakarnya KHDTK (Hutan Penelitian) tumbang nusa di Kalteng. plot-plot penelitaian dan gene pool yang bertahun-tahuan lamanya dibangun, habis dalam hitungan jam. Kebakaran yang terjadi di KHDTK merupakan k...

Workcation : Taman Nasional Sebangau

Pelabuhan Kereng Dari awal lulus kuliah, kerjaan saya gak jauh-jauh dari masuk hutan.  Fieldwork ke lapangan cukup bikin seger karena sehari-hari saya gak jauh-jauh dari lab dan laminar.  September kemarin, saya berkesempatan ke Taman Nasional Sebangau yang merupakan taman nasional dengan tipe habitat hutan rawa gambut. Meskipun ini bukan pertama kalinya saya mengunjungi hutan rawa gambut, tapi perjalanan ke taman nasional sebangau ini cukup berkesan.  Untuk masuk taman nasioanal sebangau, kita mesti bikin Surat Ijin Masuk Kawasan Konservasi aka. Simaksi. Meskipun dari satu kementrian dan tujuan kami kesana untuk penelitian, kita tetap tak bisa bebas atau dapat diskon simaksi. Biaya simaksi adalah Rp.100.000/orang untuk sekali kedatangan. Sebagai informasi tambahan, untuk pengambilan sampel atau pemotretan dengan tujuan komersial akan dikenai biaya tambahan.  Speed utuk Masuk Taman Nasional  Untuk masuk ke wilayah taman nasional, satu-satunya...

Annual Leave Holiday 2015

Setiap tahun, buat yang bekerja pasti dapat dong jatah cuti. Umumnya sih 12 hari kerja, tapi ada juga kebijakan lain yang kasih cuti lebih dari 12 hari.  Nah biar ga sia-sia hak yang kita dapat, saya dan suami dari jauh-jauh hari niatin buat liburan pas cuti tahunan tahun ini. Sekalian liburan sekalian nengok keluarga. Nah akhirnya setelah diskusi dikit akhirnya cuti tahun ini kita ke daerah jawa barat dengan rute cuti yang lumayan marathon yakni banjarbaru-bogor-tasikmalaya-pangandaran-bekasi-bogor-banjar.  Meskipun jatah cuti ada 12 (sisa 9 dipotong cuti bersama), jumlah hari cuti yang saya ajukan cuma 7 hari. plus wiken, jadinya total hari liburan adalah 13 hari. Ya lumayaan. Selain mengunjungi keluarga, cuti ini juga diniatkan untuk bertemu kawan-kawan dan wisata ke pangandaran sebagai destinasi utama cuti tahunan kali ini.  Piknik Asik di Kebun Raya  Muka-muka sumringah pas piknik aka reunian berawal dari keisengan di grup wasap, suami nyele...