Skip to main content

Posts

Showing posts from January, 2011

Perempuan dalam Lukisan

Galeri Lukisan Rio berdiri di sudut ruang tersenyum puas melihat banyaknya pujian yang ia dulang dari karyanya pada pameran kali ini. Karyanya yang ia buat berbulan-bulan menjadi buah bibir di antara seluruh pengamat seni di negeri ini. Kania Kania terbaring telanjang di atas sofa merah. Tubuh indahnya hanya tertutupi kain tipis berwarna merah yang serasi dengan warna bibirnya yang merekah. Kaki jenjangnya terangkat pada sandaran kursi. Merahnya sempurna, demikian kata sang pengamat memandang kania yang terwujud dua dimensi bermedia kanvas. Kania menuai pujian dan terjual dengan harga sangat tinggi. ====== Rumah Rio Rio tak bekedip saat mencampur cairan merah berbau anyir dengan cat minyaknya. “Warna merah sempurna”, kata Rio dalam hati kemudian mengaduk lagi cairan itu dengan cat minyaknya hingga tercampur rata lalu menggoreskannya dalam kanvasnya. “Aku butuh warna kulit yang sempurna”, Rio berbicara pada dirinya sendiri seraya memisahkan lapisan tipis dari daging, mencinca

Berdamai dengan Memori

Kerap kali aku Ia melihat orang lain. Berpuluh gambar, foto, dan video dikoleksi, sebagai kenangan katanya. Tapi ia berbeda. Ia tak punya berpuluh foto apalagi video. Terlalu sedih mengenang kenangan, katanya. Pernah ia mencoba mengabadikan memori otaknya dalam sebuah buku harian. Tapi blom beberapa lembar terkumpul, lembaran-lembaran itu dirobeknya. Terlalu banyak kesedihan, tak patut diabadikan katanya. Seperti kebanyakan orang yang membuat kliping gambar tentang sebuah kenangan, ia juga pernah. Namun tak ada yang patut dikenang. Semua biasa dan membuatku mengenang kesedihan. Mengabadikan masa lalu hanyalah mengulangi kesedihan saja, pikirnya. Dihapus saja, disobek atau bahkan dibakar. Ia tak butuh kenangan. Ia memilih melupakannya, cara dia untuk berdamai dengan memori.

Setrika Ajaib

Praaak!!, hampir saja kardus coklat lusuh itu menimpa kaki Jumi. Jumi lalu memungut kardus itu. "Ugh, berat sekali", Jumi berujar di dalam hati. Dibukanya kardus itu dan dia menemukan sebuah setrika besi yang hampir berkarat yang masih menggunakan arang sebagai pemanasnya serta ayam jago yang kokoh berdiri sebagai pemanisnya. "Hmm...aku tak butuh lagi setrika ini. Sudah tak berfungsi lagi", lalu Jumi pun mengemasinya lagi. "Eh, siapa tahu bisa aku jual ke tukang loak..lumayan untuk menebalkan dompet", sisi cermatnya berbicara. "oke!, akan aku jual saja", ujar jumi. Jumi pun mengangkat setrika itu dan meletakkannya di atas tumpukan buku. Tiba-tiba ada suara musik dangdut terdengar, "cik cik boom boom alala boom boom". jumi kaget bukan kepalang, kepalanya berputar-putar mencari asal musik dangdut tersebut. Alamak, kata Jumi dalam hati. Takjub tak henti saat melihat setrika tua itu bersinar dan berputar. 'Cik cik boom boom ala

Rumah Kaca

Dia datang dengan keadaan nihil, hanya baju yang melekat di badan saja. Tapi keringatnya terkucur selalu untuk mengokohkan kehidupannya. Keringatnya lalu tiba-tiba berubah menjadi butiran logam emas. Tak lama setelah itu, dia punya banyak logam emas. Dia menukarkan logam mulia itu kemudian pelan-pelan membangun hidupnya. Pada awal bulan dia menjual beberapa keping logam mulianya untuk membeli pondasi rumah, lalu dia membeli genteng, asbes, pintu, semen dan batu bata. Tak butuh waktu lama, ia sudah hidup di atas kemapanan sekarang. "Wah, aku kagum padanya. kesuksesannya luar biasa", ucap semua orang yang melihatanya. Lalu wajahnya pun muncul pada lembaran-lembaran koran dan majalah. Ia senang sekali. Ia teramat senang sekarang. Ia dipuja-puja. Ia berhasil kini dan tak lagi nihil seperti dulu. Gundukan emasnya semakin tinggi. Ia ambil segenggam. Lalu ia tukarkan emas itu dengan kaca yang ia gunakan untuk mengganti tembok di kamarnya. Agar banyak orang melihatnya, pikirny

Buku Harian Bapak

" Adek lagi apa?", ucap sang bapak kepada anaknya dari ujung telpon. " Ah...ga tau ah. Adek gak mau ngomong lagi sama Bapak", ucap sang anak kesal. " Kenapa Adek?, Bapak salah apa?", tanya sang bapak keheranan. "Bapak jahat. Bapak gak pernah sayang sama adek. Bapak gak pernah ambilin raport adek. Bapak gak pernah ajak adek jalan-jalan. Bapak selalu sibuk sendiri. Bapak tidak pernah pulang kunjungi adek sama mama di rumah", ucap sang anak seraya menutup telpon. Tuuut..tuuut...tuuut.... Suara nada putus dari telpon selular. Bapak itu meletakkan telepon selularnya. Jiwanya yang tegar kini rapuh. Airmatanya mengalir dari pelupuk matanya. Sudah habis cara untuk meyakinkan anaknya betapa dia menyayangi anaknya. Diraihnya bolpin dan kertas lalu mulai menggoreskan kata demi kata. Adek...Anak bapak tersayang... Maafkan bapak yang tak sesuai harapan adek. Bapak tak bisa selalu menemanimu bermain, mengambil rapormu seperti teman-temanmu di sek

Kotak Cincin Beludru Hitam

26 Juli 2010 17 : 10 WIB Rintik hujan sore ini menemaniku menembus padatnya kota Surabaya. Motor butut warna merah ini menemaniku melaju ke sebuah biro perjalanan yang terletak di jalan Kayon Surabaya. Rentetan toko bunga di jalan Kayon ini seakan mengiringi bahagiaku yang menjelang. Tak kurang dari 10 jam aku akan menemuinya, Perempuanku di tanah perantauannya, Pontianak. Setelah menabung selama beberapa bulan, akhirnya cukup juga tabunganku untuk menemui perempuanku, Dinda. “Tiket kemana Mas?”, tanya mbak yang bertugas di Biro Travel ini. “Pontianak, penerbangan paling awal untuk esok hari”, jawabku pasti. 18.25 WIB Aku dan sepeda motorku melaju ke arah jalan Blauran. Tepat di depan sebuah toko emas kecil aku berhenti dan segera memarkir motorku. Kulangkkahkan kakiku mendekati toko, melihat sebuah kaca setinggi dada yang memajang perhiasan yang berkilauan. “Ko, coba lihat cincin emas putih ini”, pintaku seraya menunjuk sebuah cincin yang bertahtakan satu batu putih. “Ber

Suatu Ketika di Laut Pasir Bromo

uara pasir mendesah romantis siang ini. Pasir dan angin bersentuhan lalu mendesah dan membisikkan kata cinta padaku, saat kulihat gadis itu. Gadis itu Ratna, penjaja syal di lautan pasir bromo ini. Ratna, gadis tengger ayu yang mempesonaku sungguh. “Ratna, ayo mulih!. Sudah sepi di sini, wisatawannya wis mulih “, aku mendekatinya sambil menunggang kudaku. “Iyo Mas, Aku juga mau pulang kok!”, “ Gimana? Ramai hari ini?” tanyaku. “Lumayan..”, katanya dengan senyum yang serasa langsung melelehkan hatiku. Dia mendekat lalu naik dengan pasti ke atas kuda putihku. “Wis siap!”, ujarnya sambil berteriak. Aku tersenyum lalu kupacu kudaku kembali ke desa tempat tinggal kami yang hanya berjarak setengah jam dari lautan pasir bromo. **** Cukup sarung hijau bermotif kotak-kotak ini menjadi penangkal dingin. Subuh ini, seperti biasa aku menembus kabut dingin Bromo berteman kudaku menuju lautan pasir berjuang mencari rejeki dan keberuntungan dengan menawarkan jasa tunggangan kuda kepada

Dari Balik Dinding Rahim

ari pertama aku ada adalah saat kulihat jutaan makhluk-makhluk yang aku tak tahu apa namanya mendatangiku. Dari jutaan makhluk itu, yang kemudian orang menyebutnya sperma itu, lalu aku ada. Hari ini, enam minggu setelah kejadian itu aku sudah berwujud lain. Aku sudah bisa mendengar sendiri detak jantungku meskipun kamu belum bisa mendengarnya. Di tubuhku sudah ada pucuk-pucuk kecil yang kelak orang menyebutnya sebagai jari Ya, ini minggu keenam. Semuanya masih terasa datar, sampai akhirnya aku mendengar suaramu. Lirih terdengar dari balik dinding rahim tempatku berada saat ini. Aku mendengar lirih kamu menangis meraung-raung dan terdengar pula suara seorang pria, yang aku tak tahu siapa. “Gugurkan kandunganmu itu”, suaranya lantang terdengar. “Jangan Mas, kita sudah cukup berdosa melakukan ini semua sebelum pernikahan kita. Cukup, aku tak mau lagi melakukan dosa yang lebih besar”, aku mendengar kamu memohon dengan suara tangis teriring. “Halah, tak usah banyak bicara !!”, kude

Percikan Kisah Toko Perhiasan

Namaku Rissa, 19 tahun. Hampir lima bulan aku bekerja di toko perhiasan. Hmm….kerja di toko perhiasan, banyak hal-hal yang menarik yang aku temui. Pengalaman favoritku kerja di sini adalah merasakan percikan-percikan cinta pasangan terutama pasangan yang datang ke toko ini untuk membeli cincin pertunangan atau pernikahan. Dari sekian banyak muka berseri-seri dan bahagia, ada kisah unik yang wajib aku ceritakan untuk pembelajaran kita bersama. Sore itu ada pasangan paruh baya datang ke toko tempat aku bekerja. Seperti pasangan umumnya yang datang ke sini, wajahnya menyinarkan kebahagiaan cinta. Hmm..betapa serasinya dua sejoli ini walau sudah umur empat puluhan tapi masih terlihat sangat mesra.Sang wanitanya berambut pendek sebahu dengan guratan keriput yang mulai tampak dan pasangannya tinggi besar dengan perut tambun. Pasangan ini terus berpegangan tangan. Keduanya tak henti saling menatap penuh cinta, membuat aku iri saja. “Mbak..Mbak..”, lamunanku langsung buyar saat pelanggan

We'll never know until we try...

I have a dream... But all the people laugh to me... And they said 'hey...are u serious...?' and the other said ' hey...that's impossible!!' they can't stop laughing... And then they said : ' think once again...you're nothing' 'it's impossible for you...u'r dream is so unreachable'... And then i answer 'let me try first...we'll never know untill we try '

Miracle

In my Dictionary miracle means something which man not normally capable of making happen and which is therefore thought thought to be done by God. yes..that what I mean..I am down on my knee to begging you a miracle that can change mya life. i want it so much. This week,,i need a miracle to change my life.... Amien...

Me, My Square Room and My Blog

Time goes by... This january is my 9th month in Pontianak,being an employee, far away from my home town and life was totally changed here.. As an employee with my daily activity..sometimes i feel so curious with my work, sometime is just tasted so plain, and sometimes i felt so bored.. After work hour..i trapped on my square room, which have 3 m X 3 m in size, with 2 window, one bed...and i could not deny that it's feel such a jail..and the worst is when i feeling so blue...missing all my friend and all my family .... In my second month, i am planning to have one activity to make me feel alive....i was thinking to writing...but i had no facility at that time... I was started to save my salary and bought cheapest netbook.. Actually my first blog was created in february 2010, then i joined social blog named kompasiana. And i starting to write down all the things on my head... I had no talent to be a writer, and writting is not my hobby but i encourage my self to write down everythin

Flat Shoes vs High Heels

Everybody loves to use flat shoes...So do I.. flat shoes make me feel comfort, simpel and also save. for daily use flat shoes is so much better than we use another type of shoes (boot, sandal, or even high heels). High Heels... i just have one high heels shoes. And i rarely use my high heels shoes. It's hurting and also have high risk. But no one can't deny..using high heels make me feel more sexy (:P), and of course taller :P. Using high heels make you wary all the time annd we'll keep our balance as good as we can. mm...what am i talking about....flat shoes and high heels. That kind of shoes is my life analogy. What my life will be?...sure i wanna make my life like high heels... it's hurting but it make you feel so sexy and passionate. Due to we take high risk way..we always keep our eyes open. Using high heels in life terminology is one way to life in extraordinary ways, all the people stare at us and watching us...so that's life is...and i hope my life will alwa

New Chapter...2011

2010... many things happened,,and 2010 was great year for me... all my dream came true..graduation...got new job...got good score for my GPA...and i couldn't believe when i started to read my 2010 agenda...i could achieve 8 of 10 target in the 2010. Alhamdulillah.... 2011... and definetely it will be very hard year for me...it's my first year...my first year which i have to decide my own way...setting my own target..and in this year i have to forget about GPA, class rank bla..bla...bla... it's time to decide my own way,,,and actually i am afraid... i am a dreamer... i am dreaming to have a lot of goods...to travel all around the worlds,,to do a lot of things.. and many more.... i am afraid that i will get fail to achieve my dreams.. but...everything start with a dream... i write down all my target in this 2011...i do struggling...and i am prying... and i believe..... welcome 2011.... i am waitin for new colour, new blast, new challange....