Skip to main content

Setrika Ajaib

Praaak!!, hampir saja kardus coklat lusuh itu menimpa kaki Jumi. Jumi lalu memungut kardus itu.
"Ugh, berat sekali", Jumi berujar di dalam hati. Dibukanya kardus itu dan dia menemukan sebuah setrika besi yang hampir berkarat yang masih menggunakan arang sebagai pemanasnya serta ayam jago yang kokoh berdiri sebagai pemanisnya.

"Hmm...aku tak butuh lagi setrika ini. Sudah tak berfungsi lagi", lalu Jumi pun mengemasinya lagi.
"Eh, siapa tahu bisa aku jual ke tukang loak..lumayan untuk menebalkan dompet", sisi cermatnya berbicara.
"oke!, akan aku jual saja", ujar jumi.

Jumi pun mengangkat setrika itu dan meletakkannya di atas tumpukan buku. Tiba-tiba ada suara musik dangdut terdengar, "cik cik boom boom alala boom boom". jumi kaget bukan kepalang, kepalanya berputar-putar mencari asal musik dangdut tersebut.

Alamak, kata Jumi dalam hati. Takjub tak henti saat melihat setrika tua itu bersinar dan berputar. 'Cik cik boom boom alala boom boom', suara setrika itu. Serasa pertunjukan sulap ia melihat ada baju-baju dan barang bermunculan di bawah setrika tua yang berputar dan bersinar itu.

Lambat laun setrika itu berputar pelan dan sinarnya meredup. jumi takut, wah jangan-jangan ada alien atau nenek sihir yang menghuni setrikanya. Tapi sekarang setrika itu sudah diam layakan barang bekas. Jumi lalu melihat barang dan baju yang ada secara ajaib di bawah setrika itu.

Rasa takjub membuncah di dadanya. Di lihatnya barang-barang di sana adalah barang yang paling bagus dan model terkini. Lantas dia meraih majalah yang terletak di bawah setrika itu. Woow, Alamak rupanya setrika itu akan mewujudkan bentuk tiga demensi dari gambar dua dimensi yang ada di gambar.

penasaran, Jumi mencoba lagi. Ditempelkannya setrika itu pada gambar gaun pesta terindah yang dilihatnya. 'Cik cik boom boom alala boom boom', setrika itu bersinar sambil berputar. Sekejab saja baju pesta impiannya sekarang sudah di depan mata berkat setrika itu.

jumi ketagihan, ia ingin punya baju dan barang yang banyak. Ia meletakkan setrika pada gambar apa saja. Ia pun kini sudah benar-benar senang dengan irama dangdut yang dikelurakan setrika itu.

jumi kini bejoget'cik cik boom boom alala boom boom', sambil menggoyangkan pinggul ke kanan dan ke kiri. Ia mencoba satu-satu baju yang dia peroleh dari setrika ajaibnya.

Tiba-tiba bau hangus menyeruak. Kepala Jumi berputar-putar mencari sumber bau. jumi berteriak...dia salah. Ternyata Jumi meletakkan setrika ajaib itu di atas gambar kebakaran hutan. Asap semakin banyak, api pun semakin membesar, tetapi musik dangdut sang setrika ajaib semakin terdengar kencang.

"Arrrgh...Hentikan suara musik itu. Matikan apinya...tolong...tolong..", Jumi berteriak. "Tolong.."...

"Jumi...jumi..hai Bangun", tiba-tiba terdengar suara yang mengagetkannya.
"kalau nyetrika..jangan menyalakan musik dangdut terlalu keras. Lihat ini baju yang kamu setrika hampir terbakar", ujar majikannya.

Pontianak, 28012011

Comments

Popular posts from this blog

Kutu Babi : Litlle Monster di Hutan

Bagi yang suka beraktivitas masuk keluar hutan Kutu Babi pasti bukan merupakan hal yang asing lagi. Kutu babi merupakan jenis serangga yang ukurannya kecil. Untuk dapat melihatnya perlu kaca pembesar. Ukurannya yang kecil tersebut menyebabkan leluasa bergerilaya di tubuh mangsa (baca : manusia). Tak ayal lagi, kelihaian menyusup ini menyebabkan serangan kutu babi tak terhindarkan. Kutu Babi senang sekali menyerang daerah yang tersembunyi, terutama daerah lipitan baju, lipatan kulit, dan daerah yang lembab. Kutu babi biasanya ditemui di hutan pantai dan hutan hujan dataran rendah.

Rasa gatal yang ditimbulkan oleh serangga kecil ini luar biasa. Lagi-lagi ukurannya yang mini membuat makhluk ini bisa masuk ke dalam pori-pori. Satu lagi yang masih membuat saya penasaran adalah daya tahan kutu ini terhadap berbagai jenis obat penghilang gatal. Secara ilmiah artikel yang membahas tentang kutu babi ini belum saya temukan. Tetapi ada gambar yang memberikan gambaran betapa kecilnya kutu babi.

Goa Widodaren, Pesona Mistis Taman Nasional Bromo Tengger Semeru

(Pemandangan dari Goa Widodaren)

Saat menyebutkan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, pastilah yang terpikir di benak kita semua adalah matahari terbit (sunrise) dan kaldera tengger. Padahal, jika kita melihat lebih cermat masih banyak sekali objek yang tak kalah menarik. Salah satunya adalah Goa Widodaren.

Goa Widodaren terletak di dekat kawah Bromo.Kita bisa berjalan kaki kurang lebih 45 menit untuk mencapai Goa. Kondisi medan yang menanjak membuat perjalanan menuju goa ini menjadi menantang dan berkesan. Untuk pemula tanjakan menuju goa widodaren ini cukup melelahkan. Tapi semuanya terbayar dengan pemandangan yang tampak dari punggung bukit menuju Goa Widodaren ini. Sebenarnya objek ini lebih merupakan ceruk daripada goa. Tetapi oleh masyarakat sekitar lazim disebut dengan Goa Widodaren. Di Goa ini terdapat sumber mata air yang keluar dari dinding tebing dekat Goa Widodaren.

Goa widodaren merupakan lokasi pemujaan masyarakat Hindu Tengger di sekitar Taman Nasional Bromo Tengger Sem…

Mati Suri Transportasi Umum Banjarbaru

Beberapa minggu lalu, di jakarta ibu kota tercinta indonesia ini lagi-lagi ribut (Lagi!!). Kali ini ributnya tentang taksi konvensional ama taksi online aka uber/grab. Sementara di jakarta pemerintah dan media seindonesia raya ngeributin gimana ngatur lalu lintas jakarta, pakai ojek online lah, taksi online lah, busway, apetebe, kereta cepat, em er te ato ribut metromini, kita kita cuma ngamati sambil mulai dilupakan. 
Kondisi transportasi di jakarta ini saking banyaknya ampe ribut. Beda banget ama transportasi umum, di Banjarbaru, suatu kota kecil di Kalimantan Selatan yang letaknya sebelah ama ibukota provinsi, Banjarmasin. Ini ya, saya sebutin transportasi yang ada di Banjarbaru. 
Taxi. memang sih taxi nya warna biru mirip taksi burung biru. Tapi, Jangan samakan taxi ini sama dengan taxi ekspress ato blubird di Pulau Jawa. Beda sekali pemirsa. Taxi ini cuma mangkal di Bandara dan tarifnya sungguh jahanam. Tarif taxi ini, dari Bandara ke kontrakan saya yang cuma 10 menit dari bandar…